04 January 2013

Gunung Padang, 'Keajaiban' dari Situs Berusia 500 Tahun Sebelum Masehi

Gunung Padang, 'Keajaiban' dari Situs Berusia 500 Tahun Sebelum Masehi

Salmah Muslimah - detikNews

Jakarta - Gunung Padang bukan sebuah piramida. Dosen Arkeologi UI Ali Akbar menyebutnya sebagai punden berundak. Bangunan yang sudah dia teliti ini memiliki sejumlah keunggulan bangunan. Diantaranya, struktur yang tahan gempa.

"Di Gunung Padang ada batu yang disusun tanpa perekat dengan ukuran batu yang berbeda. Di sela-sela rongga susunan batu itu diisi batu kecil untuk peredam gempa. Konstruksi tahan gempa hingga ribuan tahun," jelas Ali saat memberi kuliah di auditorium FIB UI tentang 'Masalah Prasejarah' di UI Depok, Kamis (13/9/2012).

Ali bercerita, ada 400-an anak tangga di sisi utara. Kanan dan kirinya pun banyak semak belukar. "Berdasarkan penelitian sejak 1979-2011, di Gunung Padang sudah diteliti mengenai situs itu, terdapat teras 1, 2, 3, 4, 5. Lahan di atasnya ada batu-batu yang sengaja disusun manusia disebutnya punden berundak," jelasnya.

Ali menuturkan, Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat itu sebenarnya merupakan objek wisata. Ada sumur di bawah, yang digunakan untuk bersuci sebelum naik ke atas. Jadi, dahulu siapapun yang ingin ke atas, mesti bersuci lebih dahulu dengan membasuh dengan air.

"Jadi situs itu penting jangan didiamkan lagi, sekarang sudah ketahuan potensinya. Kalau dibersihkan bisa sama kayak Borobudur. Borobudur dulunya kan semak belukar, setelah dibersihkan jadinya bagus," urainya.

Gunung padang masuk ke bangunan megalitik yang disusun dari batu-batu. Masuk dalam Kategori bangunan pemujaan kepada kekuatan alam, yang orientasinya ke Gunung Gede karena di sekitar sana Gunung Gede yang paling gede bangunan agama manusia waktu zaman itu.

"Situs Gunung padang luasnya 15 hektar, 10 kali luas candi borobudur. Cuma ketutup semak jadi agak susah melihatnya. Tingginya 100 meter 3 kali tinggi Borobudur yang hanya 30 meter. Usia gunung padang 500 tahun sebelum masehi," imbuhnya.

Ada lagi temuan yang menarik, terang Ali di hadapan ratusan mahasiswa, dalam jarak sekitar 4 Kilometer dari situs Gunung Padang ada pertambangan emas, dan pertambangan itu aktif sampai sekarang.

"Dalam lubangnya sekitar 400 meter. Tapi ini tidak berarti di Gunung Padangnya ada emasnya. Yang pasti di sekitar Gunung Padang ada tambang emasnya," tegas Ali yang ikut mengeskavasi Gunung Padang bersama tim Andi Arief.

(slm/ndr)

Sumber : http://news.detik.com/read/2012/09/13/205443/2018364/10/gunung-padang-keajaiban-dari-situs-berusia-500-tahun-sebelum-masehi?nd771108bcj

Rupa Misterius Situs Gunung Padang Segera Terkuak


Rupa Misterius Situs Gunung Padang Segera Terkuak

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Penelitian arkeologi situs Megalitik Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur, mulai menempuh babak akhir. Seperti apa rupa dari punden berundak yang menjadi kontroversi ini akan segera terkuak.

Apa yang akan dilakukan Ke depan? Semua tim terus bekerja dengan titik konsentrasi di lokasi yang berada di luar situs. Tim arkeologi menjadi terdepan membuka 'pintu peradaban' leluhur yang sangat luar biasa ini. Adapun bentuk dan isi di dalamnya akan secara otomatis terkuak," kata Erick Rizky, Asisten Stafsus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (19/12/2012)

Penelitian situs yang ditaksir berusia 500 tahun lebih ini terdiri dari berbagai unsur akademis. Menurut Erick, Tim Geologi sudha 99 persen memiliki data lengkap geolistrik dan alat bantu geofisika. Ditambah pemetaan satelit, kountur dan DEM.

"Dari hasil itu ditambah pembuktian di beberapa titik bor sampling serta analisa petrografi secara scientific bisa disimpulkan memang ada man made structure di bawah permukaan situs gunung padang," papar Erick menambahkan hasil riset dipaparkan Selasa (18/12) malam dari pukul 19.00 hingga 00.00 WIB.

Erick menambahkan, dari penelitian para akademisi itu juga ditengarai memiliki chamber dan bentuk struktur lain dugaan goa dan lorong, serta kecenderungan adanya anomali magnetik di berbagai lintasan alat geofisika.

"Temuan ini makin diperkuat dengan temuan tim arkeologi yang berhasil menemukan artefak-artefak di barat dan timur bangunan Gunung Padang terutama di luar situs. Bahkan temuan awal batu melengkung di timur dipertunjukan yang kuat diduga sebagai 'pintu'. Ini temuan yang luar biasa," jelasnya.

Menurut Erick, dari paparan penelitian luasan situs diperkirakan memiliki luasan yang lebih besar dari data yang dimiliki saat ini. "Tim sudah hampir mirip dengan temuan di sumba Nusa Tenggara. Sebelumnya Tim arsitektur menemukan kemiripan yang sama dengan piramida Machupichu Mexico," jelasnya.

(ahy/bal)

Sumber : http://news.detik.com/read/2012/12/19/085047/2122015/10/rupa-misterius-situs-gunung-padang-segera-terkuak?nd771108bcj

03 November 2012

Situs Gunung Padang Lebih Tua dari Piramida Giza


Laboratorium internasional di Miami itu kerap menjadi rujukan dunia.

Sabtu, 3 November 2012, 06:45                                     Syahid Latif, Amal Nur Ngazis
Situs Megalitikum Gunung Padang


VIVAnews - Laboratorium Beta Analytic Miami, Florida, Amerika Serikat
merilis usia bangunan bawah permukaan Gunung Padang. Hasilnya
mengejutkan. Umur lapisan dari kedalaman sekitar 5-12 meter pada Bor 2
mencapai 14.500–25.000 SM atau lebih tua dari umur tersebut. Bahkan,
usia tersebut lebih tua dibandingkan dari Piramida Giza di
Mesir yang berumur 2.560 SM.

Hasil ini konsisten dan memperkuat hasil uji karbon dating laboratorium
Batan, yang dengan metoda LSC C14 dari material paleosoil di kedalaman
-4 meter pada lokasi bor coring 1, usia material paleosoil menunjukkan
5500 +130 tahun BP(before present) yang lalu.
Sementara itu, pengujian material pasir di kedalaman -8 sampai dengan
-10 meter pada lokasi coring bor 2 adalah 11000 + 150 tahun BP yang lalu.

"Fakta pengukurannya seperti itu, akurasi sangat penting. Di Batan hanya
sampel lebih banyak, harusnya ketepatan tidak perlu diragukan lagi, apalagi
jika sampelnya lebih banyak. Kita semakin yakin," ujar Budiono Ontowirjo,
anggota Tim Terpadu Riset Mandiri kepada VIVAnews, Jumat 2 November 2012.
Budiono mengatakan sampel yang diambil Batan saat itu mencapai 200 gram,
sedangkan di laboratorium Miami, yang menghasilkan hasil akurat, cukup
mengambil 3 gram dengan materi yang sama diuji di laboratorium Batan.

Sebagaimana diketahui, laboratorium internasional di Miami tersebut
kerap menjadi rujukan berbagai riset dunia terutama terkait uji karbon 
(carbon dating).

Dengan demikian, hasil uji laboratorium Batan dan Beta Analytic Miami,
Florida tersebut menjawab keraguan banyak pihak atas uji sampel
laboratorium Batan.

Sebelumnya, tim riset terpadu mandiri telah melakukan uji terkait usia
Gunung Padang di laboratorium Batan, namun tidak banyak respons positif,
bahkan beberapa pihak meragukannya.

"Jadi, sudah bisa dipastikan itu adalah hasil budaya, kalau ada susunan
itu hasil budaya, struktur sangat bagus, semakin ke bawah umur
semakin tua," ujarnya.

Dengan demikian, ia berharap sudah saatnya kemampuan, kualitas
para ilmuwan dan laboratorium Batan diakui.

Usai pengungkapan hasil uji laboratorium Miami, pihaknya semakin
terus melanjutkan riset Gunung Padang.

"Ini akan lanjut lagi, riset ini kan perlu 3-5 tahun. Ke depan bisa
dipastikan bentuk bangunannya, dan tentu perlu dilakukan renovasi
bangunan agar tidak berantakan seperti saat ini," katanya.

Berikut hasil uji kedua laboratorium :

Laboratorium Batan

1. Umur dari lapisan tanah di dekat permukaan (60 cm di bawah
permukaan) sekitar 600 tahun SM --hasil carbon dating dari sampel
yang diperoleh Arkeolog, DR Ali Akbar, anggota Tim Riset
Terpadu di Lab BATAN--

2. Umur dari lapisan pasir-kerikil pada kedalaman sekitar 3-4 meter
di Bor-1 yang melandasi situs Gunung Padang di atasnya --sehingga
bisa dianggap umur ketika Situs Gunung Padang di lapisan atas
dibuat-- sekitar 4700 tahun SM atau lebih tua (diambil
dari hasil analisis Batan).

3. Umur dari pasir yang mengisi rongga di kedalaman 8-10 meter
di Bor-2, sekitar 11.600-an tahun SM atau lebih tua.

Laboratorium Miami Florida

1. Umur lapisan tanah urug di kedalaman 4 meter diduga 
man made stuctures (struktur yang dibuat oleh manusia) dengan
ruang yang diisi pasir (di kedalaman 8-10 meter) di
bawah Teras 5 pada Bor-2,sekitar 7600-7800 SM (Lab Miami Florida).

2. Umur dari lapisan dari kedalaman sekitar 5 meter sampai 12 meter,
sekitar 14500–25000 SM / atau lebih tua (Lab Miami Florida). (art)