07 January 2014

Kang Dicky: Ada Semacam Parabola di Dalam Gunung Padang

Kang Dicky: Ada Semacam Parabola di Dalam Gunung Padang
Senin, 25 November 2013 , 15:36:00 WIB
Laporan: Dar Edi Yoga

ILUSTRASI/NET
  


RMOL. Sebanyak 437 Pyramid atau punden berundak di Indonesia ternyata telah berhasil diditeksi. Letaknyapun beraneka ragam, ada yang di bawah laut, di bawah tanah, dan di permukaan tanah. Namun belum semuanya dilakukan penelitian secara mendalam seperti Gunung Padang, Sadahurip, Rancakbuaya, dan lainnya.

Hal itu disampaikan Guru Besar Hikmatul Iman, Bandung, Dicky Zainal Arifin kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu malam (23/11), dalam acara Sarasehan Menyingkap Misteri Gunung Padang yang diselenggarakan Kelompok Spiritual Indonesia.

Menurut Kang Dicky, panggilan akrab Dicky Zainal Arifin, setiap bangunan yang ditemukan itu, setelah diteliti secara mendalam baik menggunakan pendekatan spiritual dan teknologi menunjukan fungsi yang berbeda, misalnya Gunung Padang, di dalamnya ditemukan semacam parabola dan bola-bola yang memancarkan energy magnetic.

"Kegunaan parabola itu untuk keperluan astronomi yang menghitung kalender galaxy dan merisetnya setiap 5125 tahun 236 hari, tergantung pemuaian Galaxy karena Galaxy terus memuai," jelas Kang Dicky.

Pendapat Kang Dicky itu dibenarkan oleh salah satu ahli fheng shui Indonesia, Gunadi Wwidjaja yang menyatakan bahwa bila melihat bentuk dan letak Gunung Padang memang jaman dahulu untuk keperluan astronomi yang mengamati galaxy untuk memprediksi masa mendatang.

"Gunung Padang sebagai tempat tertinggi untuk mengamati bintang-bintang," ujar Gunadi.

Menurut Kang Dicky, bangunan punden berundak Gunung Padang memang benar-benar buatan manusia dari masa sebelum manusia Atlantis, yakni manusia  Lemuria yang memiliki teknologi yang sangat maju.

Hingga saat ini, letak dari benua Lemuria pada masa silam masih menjadi sebuah kontroversi, namun berdasarkan bukti arkeolog yang telah ditemukan dan beberapa teori yang dikemukakan oleh para peneliti, kemungkinan besar peradaban tersebut berlokasi di Samudera Pasifik atau di sekitar Indonesia sekarang. [ysa]

Sumber : http://rmol.co/news.php?id=134523

07 September 2013

Andi Arief: Otak di Balik Kekerasan pada Tim Tomography Sama dengan Provokator Sebelumnya


Jum'at, 06 September 2013 , 08:20:00 WIB

Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi

ANDI ARIEF/NET
  


RMOL. Kekerasan fisik menimpa Tim Tomography di Gunung Padang. Akibat kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah orang ini maka tiga orang Tim Tomography di Gunung Padang luka lebam. Mereka terluka akibat ditendang dan dipukuli. Bahkan, ada anggota tim yang sudah berusia 57 tahun ditendang berkali-kali.

"(Kekerasan pada tim) Ini bukan khas warga gunung Padang dan sekitarnya. Ini khas kelompok intelektual yang menghalalkan segala cara," kata inisiator Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang, Andi Arief, dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Jumat, 6/9).

Andi Arief pun yakin otak di balik insiden kemarin ini masih sama dengan yang memprovokasi masyarakat bahwa coring merusak situs, dan juga yang pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Gunung Padang akan longsor.

"Kejadian kemarin bukan kejadian sederhana, (tapi) dirancang untuk main kayu terhadap peneliti setelah tak ada celah untuk gagalkan secara scientific," ungkap Andi Arief, yang juga Staf Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana.

Cara-cara main kayu seperti ini, lanjut Andi Arief, sudah banyak terjadi di berbagai negara. Bahkan di beberapa negara, ada yang sampai penelitinya dihabisi.

"Sungguh kejam dan tak punya hati. Masyarakat dibodohi, diprovokasi seolah Tomography seismic akan meledakkan gunung padang. Kita tidak boleh diam, warga jangan mau diadu domba," tegas Andi Arief. [ysa]

Sumber : http://www.rmol.co/read/2013/09/06/124602/Andi-Arief:-Otak-di-Balik-Kekerasan-pada-Tim-Tomography-Sama-dengan-Provokator-Sebelumnya

Penemuan Ruangan Besar di Bawah Gunung Padang Disempurnakan


Sabtu, 17 Agustus 2013 , 21:34:00 WIB

Laporan: Ade Mulyana

ILUSTRASI
  


RMOL. Tepat di hari ulang tahun ke-68 Republik Indonesia, Tim Terpadu Riset Mandiri yang sedang meneliti situs megalitikum di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, menyampaikan sebuah pengumuman penting yang mengejutkan.
Tim yang digagas kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana semakin menyakini keberadaan chamber atau ruang besar di bawah permukaan situs megalitikum itu setelah melakukan uji tomografi baru-baru ini.

Tomografi adalah pencitraan yang tidak merusak untuk melihat penampang lintang sebuah objek, sehingga terlihat seperti diiris atau disayat dengan menggunakan gelombang seismic atau gempa buatan.

Tomografi sebenarnya bukan teknologi baru dan kemarin sore. Teknologi ini sudah digunakan dalam dunia kedokteran sejak lama, dan diaplikasikan pada CT Scan (Xray Tomography), MRI Imaging (NMR Tomography), dan PET (Positron Emission Imaging Tomograpy).

Metode ini juga disebutkan sangat sangat populer setelah Hounsfeld dan Cormack penemunya dianugerahi Nobel pada tahun 1979.

Hasil tomografi yang dilakukan di Gunung Padang menyempurnakan hasil penelitian yang dilakukan dengan metode geofisika lainnya seperti geolistrik, georadar dan geomagnet, serta pengebotan.

"Hasilnya ternyata sungguh luar biasa, menyempurnakan temuan yang sudah dilakukan dengan metode geofisika lainnya… yang memperlihatkan stratigrafi dan kekosongan ruang akibat tersedotnya sejumlah besar air. Kita akan tahu penampang lintang di bawah setiap line. Anomali bawah permukaan berupa rongga, perlapisan  bisa tercitrakan dengan baik," ujar jurubicara Tim Terpadu Riset Mandiri, Erick Rizky.

"Chamber yang selama ini menjadi perdebatan kini sudah menjadi kenyataan yang tak perlu diragukan lagi," sambungnya.

Pencitraan tomografi di Gunung PAdang dilakukan oleh tim geofisika yang dipimpin DR Bagus Endar. Tim ini merupakan tim yang cukup disegani di dunia eksplorasi dalam dan luar negeri. Selain DR Bagus Endar, tim ini juga didukung sejumlah pihak seperti WISFIR Lab dan Fisika Bumi-Rock Fluid Imaging Lab. [dem]

Sumber : http://www.rmol.co/read/2013/08/17/122261/Penemuan-Ruangan-Besar-di-Bawah-Gunung-Padang-Disempurnakan-

ClixSense

20$surf

make cash